KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SUPERNOVA EPISODE PARTIKEL KARYA DEWI LESTARI TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SUPERNOVA EPISODE PARTIKEL KARYA DEWI LESTARI TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

Authors

  • Liga Febrina Universitas Persada Bunda Indonesia
  • Hasmi Novianti STKIP Ahlussunnah Bukittinggi, Indonesia
  • Abdul Istiqlal STKIP Ahlussunnah Bukittinggi, Indonesia

Keywords:

Kepribadian, Tokoh Utama, Psikologi Sastra

Abstract

Penelitian ini diadakan karena peneliti tertarik  dengan tokoh utama bernama Zarah, perempuan yang tidak pernah mengikuti pendidikan formal sampai usianya 13 tahun. Meskipun tidak mendapatkan ilmu di dalam kelas, dia menjadi tokoh utama yang berwawasan luas, melebihi apa yang anak seusianya dapatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kepribadian tokoh utama dalam novel Supernova Episode Partikel berdasarkan Teori Humanistik Abraham Maslow. Teori yang digunakan sebagai landasan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori Kebutuhan Bertingkat Abraham Maslow. beberapa aspek kebutuhan. Kebutuhan kebutuhan tersebut antara lain: kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, rasa cinta, dihargai, dan kebutuhan akan aktualisasi diri.

Jenis penelitian ini adalah  sastra penelitian dengan metode hermeneutika Data dalam penelitian ini adalah teks yang mengandung unsur kepribadian tokoh utama. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah novel Novel Supernova Episode Partikel Karya Dewi Lestari diterbitkan pada tahun 2012 penerbit Bentang terdiri dari 494  halaman.  Dalam pengumpulan data penelitian metode yang digunakan adalah metode deskripsi studi pustaka dan tehnik catat, sementara pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data adalah dengan menggunakan pendekatan Kebutuhan Bertingkat Abraham Maslow. Setelah data selesai di analisis, data kemudian disajikan menggunakan metode deskripsi analisis, Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, mendeskripsikan data. Kedua, mengklasifikasi data. Ketiga, mengana-lisis data. Keempat, menginterpretasikan data. Kelima, merumuskan kesimpulan dari hasil penelitia

Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Kepribadian yang menonjol pada tokoh utama bernama Zarah dalam novel Partikel karya Dewi Lestari adalah cerdas, pemberontak, dan keras kepala. Kepribadian cerdas ditunjukkan dengan wawasan luas, pemikiran kritis, memiliki intuisi yang kuat, dan kebiasaan tokoh Zarah melakukan sesuatu dengan sikap ilmiah. Kepribadian pemberontak ditunjukkan dengan sikap Zarah yang berani berbeda pendapat dengan orang lain. Kepribadian keras kepala ditunjukkan dengan teguh pada tujuan utama, yaitu mencari Firas (ayahnya), memiliki pemikiran yang konsisten, dan teguh pendirian untuk mempertahankan hasil riset Firas (ayahnya). Ditemukan sebanyak 50 kutipan, 15 untuk kebutuhan fisiologis, 1 kebutuhan akan rasa aman, 5 kutipan untuk rasa di cintai dan memiliki, 11 kutipan untuk rasa akan penghargaan, 18 kutipan untuk Aktualisasi Diri

References

Aminuddin, 2009. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Malang: YA3 CV. Sinar Baru Bandung.

Atmazaki.1990. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: UNP Press.

. 2007. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: UNP Press.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rieneka Cipta.

Amarta, Candra Wijaya. 2008. Analisis Psikologi kepribadian Humanistik dalam Novel Detik TerakhirKarya Alberthiene Endah. Skripsi S1. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Jember.

Fananie, Zainuddin. 2002. Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Kosasih, E. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.

Lestari, Dewi. 2012. Supernova Episode Partikel. Yogyakarta: Bentang.

LN, Yusuf Syamsu & A. Juntika Nurihsan. 2007. Teori Kepribadian. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Minderop, Albertine. 2013. Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Obor.

Moleong, Lexy J. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhardi dan Hasanuddin WS. 2006. Prosedur Analisis Fiksi. Padang: Yayasan Citra Budaya Indonesia.

Nazir, Mohd. 2011. MetodePenelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2011. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme Hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Semi, M. Atar. 1993.Anatomi Sastra.Metode Penelitian Sastra.Padang: Angkasa Raya.Bandung: Angkasa.

. 1988. Anatomi Sastra.Metode Penelitian Sastra.Padang: Angkasa Raya.Bandung: Angkasa.

Stanton, Robert. 2007. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wellek, Rene & Austin Warren.1995. Teori Kesusastraan. Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Melani Budianta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wiyatmi. 2011. Psikologi Sastra. Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Wulansari, Dewi. 2006. Konflik Kepribadian Tokoh Elektra Novel Supernova:Episode Petir Karya Dee (Tinjauan Psikologis). Skripsi S1. Universitas Andalas Sumatra.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Febrina, L., Novianti, H., & Istiqlal, A. (2026). KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SUPERNOVA EPISODE PARTIKEL KARYA DEWI LESTARI TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA. MOSAIC (Multidisciplinary Observations, Studies and Integrated Contexts), 2(1), 1–15. Retrieved from https://journal.dinamikapublika.id/index.php/mosaic/article/view/146
Loading...